Linux memiliki kemampuan routing yang dapat diandalkan. Seiring dengan berkembangnya teknologi, akses internet seolah menjadi kebutuhan primer. Bahkan terkadang berlangganan akses dari satu ISP saja tidak cukup. Untuk itu dibutuhkan sebuah loadbalancer untuk membagi traffic ke masing-masing jalur yang digunakan.Berikut adalah teknik loadbalance sederhana dengan PC Linux. Kita asumsikan ada dua line ISP, yaitu ISP1 dan ISP2. Masing-masing terhubung ke 2 ethernet, misalnya ISP1 pada eth0 dan ISP2 pada eth1. Diasumsikan masing-masing ISP memiliki data sebagai berikut:
ISP1:
IP address 192.168.1.2
Netmask 255.255.255.0
Gateway 192.168.1.1
Bandwidth 1MbpsISP2:
IP address 192.168.254.2
Netmask 255.255.255.0
Gateway 192.168.254.1
Bandwidth 1Mbps
Pertama, kita tambahkan routing table pada berkas/etc/iproute2/rt_tables. Tambahkan baris berikut:
201 isp1
202 isp2
Kemudian script iproute untuk loadbalance sebagai berikut:
# Ethernet interface
IF1=eth0
IF2=eth1# Routing table ISP
TBL1=isp1
TBL2=isp2# IP Address tiap ethernet
IP1=192.168.1.2
IP2=192.168.254.2# Network tiap line
NET1=192.168.1.0/24
NET2=192.168.254.0/24# IP Address Gateway
GW1=192.168.1.1
GW2=192.168.254.1# Beban tiap line sesuai bandwidth masing-masing line
W1=1
W2=1/sbin/ip route add $NET1 dev $IF1 src $IP1 table $TBL1
/sbin/ip route add default via $GW1 table $TBL1
/sbin/ip route add $NET2 dev $IF2 src $IP2 table $TBL2
/sbin/ip route add default via $GW2 table $TBL2
/sbin/ip rule add from $IP1 table $TBL1
/sbin/ip rule add from $IP2 table $TBL2
/sbin/ip route add default scope global nexthop via $GW1 dev $IF1 weight $W1 nexthop via $GW2 dev $IF2 weight $W2


July 2nd, 2010 at 6:31 pm
Thanks.. ilmunya bermanfaat, saya sudah coba dan berhasil.. trims..
July 6th, 2010 at 9:38 pm
Terima kasih sudah berkunjung… ^_^